Sukseskan MATAMUDA, DWP UP MTsN 1 Banyuwangi Terima Kunjungan Monev dan Gencarkan Edukasi Moderasi Beragama

BANYUWANGI (14/07/2026) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) MTsN 1 Banyuwangi menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Agama. Hal ini dibuktikan melalui keikutsertaan aktif segenap pengurus dan anggota DWP UP MTsN 1 Banyuwangi dalam pembukaan Masa Ta’ruf MuridMadrasah (MATAMUDA) secara virtual bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur. Meskipun seremoni pembukaan dilakukan secara daring, antusiasme dan kekhidmatan tetap terjaga di lingkungan madrasah demi menyambut tahun ajaran baru bagi para peserta didik baru.

Suasana madrasah pada hari yang sama menjadi semakin istimewa berkat adanya kunjungan kerja resmi dari Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Ibu H. Siti Qudsiyah Chaironi, S.Ag. Kehadiran beliau disambut hangat oleh Kepala MTsN 1 Banyuwangi beserta jajaran pengurus DWP unsur pelaksana setempat. Kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) berkala.

Dalam agenda tersebut, Ibu H. Siti Qudsiyah Chaironi, S.Ag. didampingi pengurus madrasah melakukan peninjauan langsung secara keliling lapangan. Langkah monev ini diambil untuk memastikan kesiapan sarana prasarana penunjang serta melihat dari dekat dinamika program penguatan karakter yang sedang berjalan di madrasah. Bersamaan dengan momentum monev tersebut, gerakan edukasi secara masif turut digulirkan oleh para Kader Moderasi Beragama MTsN 1 Banyuwangi. Para kader terpilih bergerak serentak memasuki setiap ruang kelas untuk mengisi materi dan memberikan pendampingan intensif mengenai moderasi beragama.Model pembelajaran yang disuguhkan kepada para siswa dikemas secara khusus berbasis nilai “Panca Cinta”. Pendekatan humanis dan aplikatif ini dipilih sebagai fondasi utama madrasah dalam menggembleng sekaligus mencetak generasi muda yang “MODIIS”—sebuah jargon strategis yang merupakan akronim dari Moderat, Inspiratif, Inklusif, dan Santun.

Rangkaian kegiatan yang memadukan koordinasi organisasi tingkat provinsi, evaluasi program kerja dari kabupaten, hingga aksi nyata pengajaran karakter di ruang kelas ini berjalan dengan aman, tertib, dan sukses. Melalui sinergi lintas lini ini, MTsN 1 Banyuwangi optimis mampu terus mencetak lulusan unggul yang berakhlak mulia, toleran, serta siap menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.

(Kontributor: Tim Humas / NFM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

MTsN 1 Banyuwangi Luncurkan Program “Gerbin” untuk Tingkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia

Banyuwangi — MTsN 1 Banyuwangi resmi meluncurkan program baru bertajuk Gerbin (Gerakan Berbahasa Indonesia) sebagai upaya peningkatan kemampuan literasi dan kecakapan berbahasa Indonesia bagi seluruh peserta didik. Program ini diinisiasi oleh Kepala Madrasah, Bapak Munawar Effendi, S.Pd., M.Pd.I., dan berada di bawah tanggung jawab guru-guru Bahasa Indonesia: Pak Hishomuddin, S.Pd., Bu Wiwik, S.Pd., Bu Sutik, […]

DWP UP MTsN 1 Banyuwangi Ikuti Seminar Nasional “Etiket Sosial Perempuan dalam Menjalankan Peran Publik”

Seminar nasional dalam agenda rutin Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Republik Indonesia dilaksanakan hari ini, Kamis, 17 Oktober 2024 secara luring dan daring. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI dari Sabang sampai Merauke yang dilaksanakan pagi hari, pukul 07.30 – 10.30 WIB. Narasumber seminar nasional ini adalah Ibu Lista […]

Pelatihan Mocoan Lontar Yusup: Wujud Cinta Literasi dan Pelestarian Budaya Osing di MTsN 1 Banyuwangi

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, Perpustakaan Al Iqra’, MTsN 1 Banyuwangi, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Mocoan Lontar pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Aula Ma’had Nurul Ilmi, MTsN 1 Banyuwangi. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan penuh semangat dan antusiasme dari peserta. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal […]