BANYUWANGI – Menindaklanjuti instruksi resmi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Banyuwangi menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan Gerakan Rashdul Qiblat 2026. Kegiatan penting ini dilaksanakan pada Senin siang (13/7/2026) mulai pukul 13.00 WIB bertempat di Aula MTsN 1 Banyuwangi.



Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala MTsN 1 Banyuwangi, Bapak Munawar Efendi, S.Pd., M.Pd.I. Dalam arahannya, beliau menegaskan arti penting dari kegiatan ini sebagai bagian dari edukasi syariat dan pemanfaatan teknologi astronomi Islam di lingkungan madrasah. Melalui momentum ini, beliau menegaskan komitmen penuh madrasah dalam mendukung kebijakan instansi vertikal. Seluruh Keluarga Besar MTsN 1 Banyuwangi menyatakan siap sukseskan Gerakan Rashdul Qiblat guna memastikan keakuratan arah kiblat secara massal dan terprogram. Penyuluhan yang dipandu langsung menggunakan media proyektor ini menghadirkan petugas pendamping khusus dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Giri dan Kecamatan Licin, sesuai dengan ploting yang telah ditetapkan oleh Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Banyuwangi.

Dalam sesi praktik, seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) MTsN 1 Banyuwangi yang hadir tampak antusias. Dengan membawa ponsel masing-masing, para peserta dipandu langsung oleh petugas KUA untuk menyiapkan pos-el (e-mail) aktif guna pembuatan akun resmi Rashdul Qiblat. Akun ini nantinya akan digunakan sebagai instrumen pelaporan dan verifikasi data arah kiblat di lapangan.
Tidak hanya teori di dalam ruangan, kegiatan kemudian berlanjut dengan aksi nyata di luar aula. Beberapa perwakilan guru dan tenaga kependidikan melakukan praktik langsung di lapangan madrasah guna menentukan garis saf dan akurasi arah kiblat secara riil menggunakan bayang-bayang matahari, didampingi langsung oleh tim ahli dari KUA Giri dan Licin.
Melalui sinergi yang kuat antara madrasah dan petugas KUA pendamping, penyuluhan ini berjalan dengan tertib dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman teknis yang mendalam bagi para guru, sehingga ilmu yang didapatkan bisa segera diimplementasikan dan ditularkan kepada para peserta didik.
(Kontributor: Tim Humas / NFM)