Banyuwangi – Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 1 Banyuwangi semakin meriah dengan digelarnya lomba membuat jodang maulid yang mengusung konsep ramah lingkungan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kreativitas siswa sekaligus upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang-barang daur ulang.


Dalam kegiatan tersebut, para siswa berkreasi membuat jodang maulid dengan memanfaatkan berbagai bahan bekas yang masih memiliki nilai guna, seperti kardus, botol plastik, kertas, kemasan bekas, serta berbagai material daur ulang lainnya. Dengan kreativitas dan kerja sama antarsiswa, bahan-bahan yang sebelumnya dianggap sebagai sampah disulap menjadi karya yang menarik dan bernilai estetis. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengurangi sampah. Konsep penggunaan bahan daur ulang sejalan dengan semangat madrasah berbudaya lingkungan, yang mendorong warga madrasah untuk lebih bijak dalam mengelola dan memanfaatkan sampah.
Antusiasme peserta terlihat dari beragam bentuk dan desain jodang yang dihasilkan. Setiap kelompok berusaha menampilkan karya terbaik dengan menggabungkan unsur kreativitas, kerapian, keindahan, serta pemanfaatan bahan bekas secara maksimal. Semangat gotong royong pun tampak selama proses pembuatan hingga penyelesaian jodang. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan kreatif. Selain itu, semarak lomba jodang maulid menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kreativitas, kepedulian lingkungan, serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Dari barang bekas menjadi karya yang berkelas, dari kreativitas lahir kepedulian terhadap lingkungan. Semarak Maulid, semarak kreativitas, semarak cinta lingkungan!