BANYUWANGI — Ratusan siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9 MTsN 1 Banyuwangi memadati halaman madrasah dengan penuh antusiasme dalam rangka merayakan Gebyar Pawai Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara berjalan meriah dan penuh warna berkat hadirnya parade jodhang unik—hiasan khas perayaan Maulid—yang dibuat sepenuhnya dari kreasi bahan daur ulang sampah.

Sejak pagi, suasana lingkungan madrasah sudah dipenuhi riuh semangat para siswa. Setiap kelas mengarak jodhang hasil karya gotong royong mereka yang mengusung konsep ramah lingkungan. Sampah plastik, kertas bekas, hingga kemasan bekas diubah menjadi miniatur kubah, bunga, dan hiasan jodhang yang bernilai seni tinggi. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi penilaian karya jodhang daur ulang oleh tim juri. Penilaian berfokus pada kreativitas, pemanfaatan bahan bekas, keharmonisan estetika, serta kekompakan tim. Usai penilaian, seluruh barisan siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 secara berurutan mulai berkeliling rute pawai di sekitar lingkungan madrasah.


Kemeriahan pawai semakin menggelegar sepanjang perjalanan. Setiap rombongan kelas saling bersahut-sahutan mengumandangkan lantunan salawat dan diiringi tabuhan musik hadrah yang energik. Aksi kompak para siswa tak ayal menarik perhatian dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang menyaksikan di sepanjang tepi jalan. Kepala MTsN 1 Banyuwangi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian lingkungan dan kreativitas luar biasa yang ditunjukkan para siswa. Selain mempertebal rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW melalui syiar salawat, kegiatan ini menjadi wadah edukasi nyata dalam mengolah sampah menjadi karya produktif yang membanggakan.