BANYUWANGI (14 September 2026) — MTsN 1 Banyuwangi sukses menggelar rangkaian In House Training (IHT) peningkatan kompetensi pendidik yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme di Aula Ma’had Nurul Ilmi. Pelatihan intensif yang digelar sejak Jumat (11/09) ini resmi ditutup pada Senin (14/09), menghasilkan berbagai gagasan inovatif siap terapkan untuk memajukan kualitas pembelajaran di madrasah.
Hari pertama, Jumat (11/09), diawali dengan penajaman kualifikasi literasi guru melalui materi Penulisan Karya Ilmiah Populer bersama Direktur Radar Banyuwangi. Para guru dibekali strategi meramu gagasan akademis menjadi tulisan yang renyah dan komunikatif bagi masyarakat luas. Sesi kemudian dilanjutkan oleh Pengawas Madrasah, Bapak Isyanto, S.Pd., M.Pd., yang membedah konsep dasar deep learning sekaligus penguatan materi Madrasah Ramah Anak. Penekanan materi ini bertujuan agar guru mampu menciptakan iklim kelas yang tidak hanya mengasah daya kritis, tetapi juga aman, nyaman, dan inklusif bagi tumbuh kembang siswa.

Penguatan kapasitas berlanjut pada Sabtu (12/09) dengan fokus pada Implementasi Lanjutan Pembelajaran Deep Learning berbasis Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Sesi mendalam ini dipandu langsung oleh Editor Direktorat KSKK Kementerian Agama RI, Ibu Fithrotus Subhaniyah, M.Pd. Melalui pendekatan KBC, para pendidik diajak merancang strategi mengajar yang menyentuh aspek emosional dan spiritual peserta didik, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna dan humanis.

Rangkaian IHT secara resmi ditutup pada Senin (14/09) oleh Tim Wakil Kepala Madrasah. Dalam penutupannya, pihak pimpinan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keaktifan dan komitmen para guru selama tiga hari pelatihan. Antusiasme tinggi terpancar dari seluruh peserta yang kini dibekali wawasan baru serta metodologi mutakhir. Ilmu dan pemahaman yang diperoleh dari para pakar ini siap diimplementasikan secara langsung dalam kegiatan belajar mengajar guna menghadirkan pendidikan madrasah yang unggul, adaptif, dan berkarakter.