menu
close

MTsN 1 Banyuwangi Lepas Alyaa Wahyu Kirana Menuju Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur

BANYUWANGI, 12 Agustus 2026 — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Banyuwangi secara resmi menggelar upacara pelepasan Alyaa Wahyu Kirana, siswi berbakat dari rombel 8.9, yang terpilih mewakili madrasah dan Kabupaten Banyuwangi pada ajang bergengsi Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Cibubur, Jakarta, pada 13–20 Agustus. Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh civitas akademika serta pihak keluarga. Dalam sambutannya, Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) MTsN 1 Banyuwangi, H. Munawar Efendi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pandangannya mengenai esensi mendasar dari Gerakan Pramuka di lingkungan pendidikan Madrasah.

“Gerakan Pramuka bukan sekadar ajang penguasaan keterampilan teknis kepramukaan semata, melainkan instrumen vital dalam membentuk pendidikan karakter yang kokoh. Di era modern ini, kecerdasan intelektual harus diimbangi dengan ketahanan mental, kepemimpinan, dan nilai keagamaan. Keikutsertaan Alyaa Wahyu Kirana di tingkat nasional membuktikan bahwa siswa-siswi MTsN 1 Banyuwangi memiliki kualitas, kedisiplinan, dan kelayakan yang setara untuk tampil di panggung nasional,” tegas H. Munawar Efendi, S.Pd., M.Pd.

Suasana pelepasan semakin bermakna dengan hadirnya Ibunda dari Alyaa Wahyu Kirana. Kehadiran beliau menjadi simbol sinergi dan dukungan moral yang kuat antara lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan. Dukungan penuh orang tua diakui sebagai kunci utama pembentukan fondasi karakter anak yang tangguh dalam menghadapi tantangan global. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan program pendidikan karakter serta latihan intensif kepramukaan. Pembekalan ini tidak hanya memantapkan kesiapan fisik dan teknik kepramukaan, tetapi juga menekankan penguatan nilai kemandirian, gotong royong, kebhinekaan, dan spiritualitas.

Keikutsertaan Alyaa dalam Jamnas ini membawa misi jangka panjang bagi MTsN 1 Banyuwangi. Ke depan, partisipasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat dan standar baru bagi pengembangan ekstrakurikuler kepramukaan di madrasah. MTsN 1 Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman dan kepramukaan secara berkelanjutan. Melalui ajang ini, diharapkan lahir generasi muda madrasah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi. Keberangkatan Alyaa disematkan harapan besar agar ia mampu membawa pulang pengalaman berharga, membawa nama baik madrasah di kancah nasional, serta menginspirasi rekan-rekan sejawatnya untuk terus mengukir prestasi pada ajang Jambore Nasional di masa-masa mendatang.