BANYUWANGI — Sebanyak empat guru perwakilan dari MTsN 1 Banyuwangi berkesempatan mengasah keterampilan literasi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Menulis Fiksi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Banyuwangi berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan berharga ini menghadirkan sastrawan terkemuka tanah air sekaligus Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, bersama Komunitas Sahabat Gol A Gong. Pemilik nama asli Heri Hendrayana Harris ini merupakan sosok legendaris di dunia literasi Indonesia, penulis puluhan novel terkenal—termasuk serial populer Balada Si Roy—serta pendiri Rumah Dunia di Serang, Banten. Kunjungannya ke Banyuwangi ini merupakan bagian dari rangkaian program Safari Literasi, di mana Kabupaten Banyuwangi menjadi kota ke-17 dari total 25 kota di Indonesia yang dikunjunginya untuk menularkan semangat membaca dan menulis.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Dr. Alfian, S.Pd., M.Pd. Dalam pembukaannya, beliau menekankan pentingnya penguatan kapasitas guru dalam dunia literasi agar mampu mentransfer semangat berkarya kepada para siswa. Sambutan hangat juga disampaikan oleh Bapak Yusup Khoiri, S.STP., mewakili pihak penyelenggara. Bimtek ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari perwakilan guru dan instansi pendidikan se-Kabupaten Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, MTsN 1 Banyuwangi mengutus empat pendidik terbaiknya, yaitu: Ibu Kur Asriatun, S.Pd., Ibu Putri Novia Wulandari, S.Pd., Ibu Nuhbatul Fakhiroh Maulidia, S.Pd., Ibu Einsy Yustisia Pinasti, S.Pd.
Suasana pelatihan semakin dinamis ketika Ibu Nuhbatul Fakhiroh Maulidia, S.Pd., maju ke depan kelas untuk membagikan karya fiksi mininya yang sarat dengan kejutan alur (plot twist). Karya tersebut mendapat tanggapan serta koreksi langsung dari Gol A Gong. Selain itu, beliau juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kritis mengenai penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses kreatif penulisan karya fiksi saat ini.

Selama kegiatan, para peserta secara umum mendapatkan bimbingan mendalam dari Gol A Gong mengenai teknik dasar penulisan fiksi, penggalian ide cerita, pembentukan karakter, hingga strategi menerbitkan karya. Tak berhenti di ruang bimtek, antusiasme literasi ini juga berlanjut pada sesi podcast yang diselenggarakan oleh Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nuhbatul Fakhiroh Maulidia, S.Pd., turut hadir menyimak jalannya diskusi podcast untuk terus memperdalam wawasan seputar perkembangan dunia literasi dan pendidikan di era digital.

Melalui partisipasi aktif dalam pelatihan ini, MTsN 1 Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi guru, khususnya dalam melahirkan karya-karya fiksi yang edukatif dan menginspirasi lingkungan madrasah maupun masyarakat luas.