Banyuwangi – The closing session of the English House Training for teachers and staff at MTsN 1 Banyuwangi, organized by Inochi Language House, was successfully conducted in a lively and very enthusiastic. This event marked the conclusion of a series of training programs aimed at improving the English proficiency of teachers and educational staff.
The event was attended by the Head of the Ministry of Religious Office of Banyuwangi Regency, Dr. Choironi Hidayat, S.Ag., M.M., and the Head of the Madrasah Religious Education Section, H. Fakhrurrazi, S.Pd.I. Their presence demonstrated strong support for efforts to enhance the quality of human resources within the madrasah environment.
In his speech, Dr. Choironi Hidayat expressed his appreciation for the successful implementation of the training program. He emphasized that English proficiency is an essential competence for educators in today’s global era, and he encouraged teachers to continuously develop their skills.
Meanwhile, the Principal of MTsN 1 Banyuwangi, H. Munawar Effendi, S.Pd., M.Pd.I., expressed his gratitude to Inochi Language House for organizing the training program. He also appreciated all participants for their dedication and enthusiasm throughout the program. On behalf of Inochi Language House, Mr. Dimas Supartono, M.Pd., stated that the training program was designed to boost participants’ confidence in using English actively and practically, both in the classroom and in daily interactions within the madrasah.
“This training is expected not to end as a ceremonial activity only, buat also to be implemented in real practice in both the teaching process and daily interactions at the madrasah. In this way, we can create a more adaptive and globally minded learning environment,” he stated.

The closing session also included a reflection session, participants’ impressions and feedback, as well as the awarding of certificates as a form of appreciation for the active participation of all teachers and staff. A warm and friendly atmosphere marked the end of the event.
With the ending of this training, it is hoped that the spirit of continuous learning and improving English proficiency will become a positive culture within MTsN 1 Banyuwangi, supporting the realization of a superior and globally competitive madrasah.
Closing Session English House Training MTsN 1 Banyuwangi: Tingkatkan Kompetensi Menuju Madrasah Berdaya Saing Global
Banyuwangi – Kegiatan Closing Session English House Training for Teachers and Staff di MTsN 1 Banyuwangi yang diselenggarakan oleh Inochi Language House berlangsung dengan sukses dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian pelatihan peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi guru dan tenaga kependidikan.
Acara ini dihadiri oleh kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Bapak Dr. Choironi Hidayat, S.Ag., MM. Dan kepala seksi Pendidikan Madrasah Bapak H. Fakhrurrazi, S.Pd.I. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Bapak Dr. Choironi Hidayat, S.Ag., MM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Beliau menekankan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting bagi pendidik di era global saat ini, sehingga diharapkan para guru dapat terus mengembangkan kemampuan tersebut secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Banyuwangi, Bapak H. Munawar Effendi, S.Pd., M.Pd.I, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Inochi Language House atas terselenggaranya program pelatihan ini. Beliau juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh dedikasi dan semangat.
Sementara itu, pihak Inochi Language House di sampaikan oleh Mr. Dimas Supartono, M.Pd. mengungkapkan bahwa program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris secara aktif dan aplikatif, baik di dalam kelas maupun dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan madrasah.

“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran maupun interaksi sehari-hari di madrasah. Dengan demikian, kita mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif dan berwawasan global,” ungkap beliau.
Acara closing session juga diisi dengan sesi refleksi, penyampaian kesan dan pesan peserta, serta penyerahan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif seluruh guru dan tenaga kependidikan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan turut mewarnai penutupan kegiatan ini.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa Inggris dapat menjadi budaya positif di lingkungan MTsN 1 Banyuwangi, guna mendukung terwujudnya madrasah yang unggul dan berdaya saing global.



